Warganet Keluhkan Macet di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Toyota Fortuner Berpelat Dinas Jadi Biang Kerok


Suara.com – Mudik Lebaran 2022 menyisakan kisah dimana terlihat keramaian dan macet di beberapa ruas jalan di Indonesia. Bahkan tempat umum seperti bandara, stasiun dan yang lainnya tampak padat diserbu para pemudik.

Kepadatan pemudik yang membanjiri tempat umum ini terkadang membuat beberapa orang kesal. Seperti halnya yang diutarakan oleh salah satu warganet pemilik akun @hotradero.

Dalam curhatannya tersebut, ia mencurahkaan unek-uneknya ketika berada di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Ia merasa kesal melihat kemacetan yang terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta tersebut. Masih menurut pengunggah, kemacetan ini disebabkan lantaran adanya Toyota Fortuner berpelat dinas yang ngetem di jalur penjemputan.

Baca Juga:
Mobil Toyota Fortuner Dibakar di Kabupaten Poso, Diduga Milik Warga Sanrobone Kabupaten Takalar

Dalam foto yang dibagikannya, terlihat Toyota Fortuner berjejer 2 di jalan tersebut sehingga membuat akses para pemobil yang hendak menjemput tersendat.

Curhat warganet keluhkan macet di Bandara Soekarno-Hatta gegara Toyota Fortuner pelat dinas ngetem (Twitter)
Curhat warganet keluhkan macet di Bandara Soekarno-Hatta gegara Toyota Fortuner pelat dinas ngetem (Twitter)

Menurut keterangan pengunggah, Toyota Fortuner berpelat dinas tersebut digunakan untuk menjemput pejabat yang baru landing.

Toyota Fortuner tersebut tidak mau pindah dari jalur tersebut lantaran masih menunggu pejabat yang dijemputnya datang.

Padahal sang satpam penjaga area terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta tersebut sudah menyuruh sopir Toyota Fortuner untuk pindah di tempat parkir.

Tetapi balasan dari sopir tersebut tidak mau, dan memilih untuk menunggunya di jalur tersebut.

Baca Juga:
Viral Toyota Fortuner Gunakan Stiker Bertuliskan Jokowi 3 Periode Jadi Sorotan, Publik Geleng-geleng Kepala

Curhatan ini pun viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.

“Pejabat kok turunnya di Terminal 2,” tulis @23r***,

“Budaya feodal zaman kolonial yang masih dipegang teguh oleh pejabat dan birokrat NKRI. Aji mumpung donk, mumpung punya privilege jabatan dan kekuasaan, rakyat jelata suruh minggir semua. Gak heran semua orang mati-matian rebutan buat punya jabatan,” timpal @suta****.

“Orang kaya gini apa gak takut kena ‘bala’ ya karena menyusahkan orang. Sumpah serapah dari orang yg dirugikan. Kayak merasa aku kalo merugikan orang lain, suatu saat aku juga bakal dirugikan atau mendapat hukuman dari yang Allah,” celetuk @pen***.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.