Renungan Harian Katolik, Sabtu 7 Mei 2022: Dalam Nama Yesus

Renungan Harian Katolik Lentera Jiwa, Sabtu 7 Mei 2022 berjudul: “Dalam Nama Yesus Ada Keselamatan.

Renungan Harian Katolik Lentera Jiwa, Sabtu 7 Mei 2022 dikutip dari halaman website renunganlenterajiwa. Sebagai penulis Fr. Alberth Keavin Owen Wee.

Hari Biasa Pekan III Paskah (P)

Kis. 9:31-42; Mzm. 116:12-13,14-15,16-17; Yoh. 6:60-69.

Manusia zaman ini sedang mengalami ancaman pandemi yang sangat mengerikan. Alur kisah pandemi yang terjadi bertahun-tahun yang lalu seakan diputar kembali dalam realita hidup saat ini.

Kesehatan fisik menjadi hal yang selalu diutamakan dan dijaga sehingga konsekuensinya timbul pula rasa takut dalam diri manusia.

Hal ini mengakibatkan manusia seakan bergantung pada obat-obatan medis dan suntikan vaksin.

Kuasa Allah yang Mahakuasa seakan tidak dipedulikan lagi setelah adanya obat-obatan dan vaksin.

Sebenarnya kedua hal ini harusnya sejalan dan selaras dalam hidup manusia. Artinya bahwa antara yang fisik dan spiritual harus memiliki keseimbangan.

Singkatnya, sehat badan dan jiwa adalah hal vital dalam hidup manusia.

Kisah Para Rasul hari ini mengisahkan bagaimana Petrus meyakinkan banyak orang bahwa dalam nama Yesus Kristus manusia bisa disembuhkan dan diselamatkan.

Pekerjaan Roh Kudus ditunjukkan secara gamblang dalam kisah ini. Dalam nama Yesus Kristus Petrus mengadakan mukjizat saat ia berkata, “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!” (Kis. 9:34).

Hal ini dilakukan oleh Petrus agar orang-orang di Lida dan Saron berbalik kepada Tuhan dan dalam kuasa Roh Kudus hal itu pun terjadi.

Untuk meyakinkan banyak orang lagi, Petrus melakukan mukjizat membangkitkan seorang perempuan yang sudah meninggal bernama Tabita di Yope.

Semenjak peristiwa itu, semua orang di Yope berbalik dan percaya kepada Allah.

Kebesaran nama Tuhan Yesus Kristus itu pula dikisahkan dalam Injil hari ini saat Simon Petrus ditanyai oleh Yesus demikian, “Apakah kamu tidak mau pergi juga? Jawab Simon Petrus kepadaNya: Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? PerkataanMu adalah perkataan hidup yang kekal(Yoh. 6:67-68).

Sebelumnya Yesus sempat berkata-kata tentang diriNya dan tentang perkataanNya yang adalah roh dan kehidupan.

Tetapi masih ada saja orang yang imannya tergoncang dan memilih untuk berhenti menjadi murid Yesus.

Kisah-kisah hari ini sebenarnya hendak mengajak kita untuk tetap mempertahankan iman kita dalam nama Yesus Kristus.

Memang ada begitu banyak tantangan dan rintangan, tetapi percayalah dalam nama Yesus Kristus kita dimampukan untuk menaklukan semua tantangan yang ada.

“Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? PerkataanMu adalah perkataan hidup dan kekal.” (Yoh. 6:68)

Marilah berdoa:

Tuhan, sertailah dan bimbinglah kami selalu supaya kami semakin mengimani namaMu yang penuh kuasa. Amin.

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.